ayeuna tabuh

Senin, 17 November 2014

Blusukan Perasaan

Inilah mengkultuskan seseorang secara berlebihan
Nurani kita mati !
Nalar kita terbungkus buta-nya hati
Sabdanya selalu benar tanpa mendengar rintihan Galang kekurangan gizi
Memang bukan masalah nominal
Tapi masalah ini masalah keimanan
Katanya 
Sayang sekali Mbak Yu. Air matamu harganya duaribu
Jangan menangis
Teruslah berusaha
Pak Asep. Ma Edah. Mpo Ijem. Mbak Pinggit ; gak usah khawatir.
Toh cuma naik duaribu ini
Jangan mengemis ya
Meski ada kartu gratis
Jangan menjadi pragmatis
Jangan merasa diladeni
Sebenarnya kau sedang dibuat malas
Itulah #MentalTempe
Semangat Ibu-ibu Bapak-bapak bekerjanya
Yang penting kita bersyukur
Ya, terus bersyukur
Aku sebenarnya tak ingin peduli
Tapi jika ada toleransi beragama
Mengapa tidak ada toleransi perasaan
Manusia seolah angkat tangan
Pada hati yang harusnya berbagi
Jangan baca buku
Kalau mulut kau bungkam melulu !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar